MEDAN - Pemerintah Sumatera Utara menargetkan 1000 wisatawan mancanegara yang datang ke Festival Danau Toba di Kabupaten Tanah Karo pada 19 sampai 22 November 2015. "Kami hanya menargetkan 55 ribu wisatawan lokal dan 1000 wisatawan mancanegara. Kami tidak berani buat target tinggi-tinggi karena adanya perubahan jadwal Festival Danau Toba itu," ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Utara, Elisa Marbun.

Sebelumnya target pengunjung Festival Danau mencapai 100 ribu ke atas. Namun, target diturunkan karena adanya perubahan jadwal pelaksanaan Festival Danau Toba disebabkan beberapa kabupaten tidak siap jadi penyelenggara.

"Pada tanggal 20-22 November setiap hari ada kegiatan seperti vokal suara, binaraga. Kedepan akan ada pemilihan daerah yang siap melaksanakan Festival Danau Toba untuk tahun mendatang," kata Elisa, 16 November.

Ia menurutkan, Festival Danau Toba digelar secara berkelanjutan setiap tahun agar kunjungan wisatawan ke Danau Toba bisa nomor satu di Indonesia."Tahun ini, kegiatan Festival Danau Toba berlangsung terlambat jika dibangdingkan tahun lalu.Adapun anggaran yang digunakan Rp 2 Miliar dari Provinsi Sumut dan 1,4 Miliar dari Kementerian Pariwisata," kata Elisa.

Karnaval Ulos

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Utara dan Kementerian Pariwisata akan menggelar ragam acara selama Festival Danau Toba berlangsung di Tanah Karo, satu di antaranya Karnaval Ulos.
"Kegiatan berasal dari Provinsi Sumatera Utara  meliputi senam, binaraga, paduan suara dll. Sedangkan kegiatan yang dilakukan Kementerian Pariwisata meliputi karnaval ulos yang pesertanya mencapai 600 orang," ujar Elisa Marbun.

Dalam acara pembukaan Festival Danau Toba ada 300 penari yang akan menghibur pengunjung. Karena itu, harapannya penyelenggaraan Festival Danau Toba akan menarik wisatawan lokal maupun mancanegara.

"Tujuan Festival Danau Toba dalam rangka menarik wisatawan untuk datang ke Sumut. Nantinya, setiap hari ada acara menarik lainnya sehingga acara ini akan semarak dan bagus," kata Elisa.

Dia menambahkan, sebelumnya beberapa kabupaten atau kota menolak menggelar perayaan Festival Danau Toba. Bahkan, Kabupaten Tanahkaro hanya bersedia menyediakan tempat lantaran tidak punya anggaran. (**TN)

Web Traffic

1.png9.png8.png2.png1.png9.png
Today180
Yesterday1030
This week6098
This month21254
Total198219

Visitor Info

  • IP: 54.81.8.73
  • Browser: Unknown
  • Browser Version:
  • Operating System: Unknown

Who Is Online

5
Online

2017-09-24

Cari Info